Wednesday, October 31, 2012

Nikon D600, Produk Full-Frame Termurah dari Nikon



Satu lagi jajaran produk Nikon bertambah dengan hadirnya kamera DSLR kelas enthusiast terbaru yang dibekali sensor full-frame (36 x 24 mm, atau sama dengan ukuran frame film 135) beresolusi 24.3 megapixel, Nikon D600.
Kamera seri ini memiliki dimensi 141mm (W) x 113mm (H) x 82mm (D) dan berat 760 gram.

Nikon D600 diklaim sebagai kamera full frame pertama keluaran Nikon dengan ukuran paling kecil. Bodinya tersebut terbuat dari bahan magnesium yang tahan debu dan air. Di bagian belakang kamera, tersemat LCD 3.2 inci untuk menampilkan hasil jepretan Anda.
Namun jangan melihat Nikon D600 dari ukurannya. Karena, meskipun dengan ukuran yang lebih kecil, Nikon D600 dilengkapi fitur-fitur yang sama dengan kamera papan atas, seperti Nikon D4, Nikon D800 atau bahkan Nikon D800E.

Sensor CMOS full frame yang tersemat di dalamnya mampu menghasilkan foto yang sangat tajam di tingkat resolusi tinggi 24.3 megapixel. Belum lagi dukungan prosesor Nikon EXPEED 3, membuat kamera ini tidak hanya mampu diandalkan untuk memotret tapi juga dalam hal merekam video.

Berkat chip prosesor ini, D600 mampu merekam video Full HD 1080p dengan didukung fitur Multi-area mode Full HD D-Movie yang membuat pengguna dapat memilih merekam video pada format DX (crop factor) atau FX (full frame).

Sekadar informasi, chip ini diklaim Nikon dapat menghasilkan 20x performa lebih cepat dari seri Nikon D7000.
Fitur canggih lainnya yang terdapat di body Nikon D600, diantaranya adalah sistem autofocus di 39 titik, serta pemindahan data berkecepatan tinggi lewat port USB dengan didukung pemindahan data secara nirkabel menggunakan aksesori wireless adapter Nikon WU-1B.

Dengan adapter ini, Anda juga dapat menggunakan perangkat iOS dan Android sebagai remote. Tidak lupa juga tersedia 19 Scene Mode, mode HDR, mode time lapse photography, fitur penyunting gambar di kamera dan quick retouch yang berguna untuk mengolah foto langsung di kamera tanpa komputer, serta sederetan pilihan filter efek untuk berkreasi.
Anda berminat? Bersiaplah merogoh kocek 2.099 dollar AS untuk paket Nikon D600 bodi saja. Untuk paket dengan lensa 24-85mm F3.5-5.6, Nikon memberikan harga 2699 dollar AS. (Kompas)

Tuesday, October 30, 2012

Hari Ini, LG Optimus Vu Mulai Dijual di Indonesia


Pasar smartphone di Indonesia yang berkembang pesat membawa berkah bagi produsen ponsel. Agar bisa mencicipi pasar, para produsen ponsel gencar melakukan inovasi produk termasuk meluncurkan produk baru.

Seperti yang dilakukan oleh LG electronics (LG Mobile), produsen ponsel asal Korea Selatan. LG Mobile meresmikan kehadiran smartphone terbaru yang diberi nama LG Optimus Vu di Indonesia, pada Selasa (30/10/2012).Produk terbaru LG ini bakal berhadapan dengan Samsung Galaxy Note II yang baru dirilis awal Oktober lalu.


"Produk smartphone ini ditujukan untuk konsumen yang ingin merasakan pengalaman visual terbaik," kata Chorung Cho, Head of LG Mobile Indonesia dalam peluncuran LG Optimus Vu, di Jakarta Selasa (30/10/2012).

Menurut Chorung, keunggulan produk terbaru mereka ini terletak pada layar, yang menggunakan layar sentuh 5 inci. Ponsel ini mengusung sistem operasi (OS) Android Ice Cream Sandwich dengan tampil layar sebesar 139,6 x 90,4 x 8,55 mm, berat 168 gram, serta kamera 8 MP.

Chorung menjelaskan, kekhususan lain dari smartphone LG Optimus Vu terletak pada rasio layar yang digunakan, yakni 4:3. Sementara, Samsung Galaxy Note mengusung rasio layar 16:9.

Chorung bilang, rasio 4:3 adalah rasio yang lazim digunakan dalam tampilan website, e-book, foto, dokumen maupun presentasi. Dengan rasio ini, Chorung mengklaim, pengguna LG Optimus VU bisa menikmati tampilan utuh dan tampak lebih besar dari sebuah dokumen.

Denny Muliawardana, selaku Sales Head LG Indonesia menambahkan, rasio layar 4:3 memang telah digunakan oleh iPad besutan Apple. Namun, kata Denny, iPad dengan ketebalan dan ukurannya yang besar susah untuk dibawa ke mana-mana.

Meskipun sudah ada iPad mini, lanjut Denny, tetapi tetap tidak hybrid, karena iPad tak bisa digunakan untuk menelepon ataupun mengirimkan SMS (short message service).

Dalam hal kemampuan, LG Optimus VU mengusung dapur pacu 1,5 GHz NVIDIA 4-PLUS-1 Quad Core mobile processor, Tegra 3 yang diklaim mampu bekerja maksimal atau multitasking. Sementara itu Samsung Galaxy Note mengusung dapur pacu 1.6GHz quad-core, sedikit diatas LG Optimus Vu

Soal harga, LG Optimus Vu ini dibanderol Rp 5,5 juta, lebih murah ketimbang Samsung Galaxy Note II yang dibanderol Rp 7,5 juta.

Untuk memikat konsumen, LG menawarkan LG Optimus Vu seharga Rp 5 juta yang berlaku sepanjang masa promosi. Untuk mendapatkan harga spesial itu, konsumen harus menggunakan kartu kredit bank tertentu.

"LG Optimus Vu ini sudah tersedia mulai besok (Rabu, 31/10/2012) di pasar Indonesia. Saat pameran Indocomtech sudah bisa dilihat dan dibeli,” ungkap Denny. (Kompas)

Monday, October 29, 2012

Suzuki Let’s Dijual Rp 13,95 – 14,1 Juta





PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2-Wheel meluncurkan Let's di Swiss Bel-Hotel, Mangga Besar, Jakarta Barat, hari ini (30/10/2012). Skutik yang dijuluki "Fashion Sporty" ini dibanderol Rp 13,950 juta - Rp 14,1 juta on the road Jakarta.
Tampilan Let's' terbilang unik, memadukan desain klasik dan modern. Bentuk bodi lonjong, mirip dengan skutik retro yang sudah dipasarkan oleh Honda dan Yamaha. Bedanya, desain lampu utama, rem, sein bernuansa modern.

Dimensi skutik retro ini termasuk kompak: panjang 1.845 mm, lebar 680 mm dan tinggi 1.040 mm. Sedangkan bobot hanya 90 kg dengan kapasitas tangki bahan bakar 3,5 liter.

Let's' menggunakan mesin yang sama dengan Nex, 113 cc, SOHC, injeksi (AC 22), menghasilkan tenaga 9,4 PS @8.800 rpm dan torsi 8,7 Nm @6.500 rpm. Perbandingan kompresinya 9,4 dan dinilai aman meneguk premium. Untuk memindahkan tenaga digunakan CVT!

Akira Utsumi, Presiden Direktur SIS mengatakan, walaupun pasar di Indonesia menurun, hanya 86 persen dari tahun sebelumnya,  segmen skutik justru stabil bahkan naik menjadi 59 persen dari total pasar.

Dilanjutkan, Let’s memperkuat pasar Suzuki di segmen skutik. Karakter "Let"s sama dengan Nex, bertenaga namun irit bahan bakar," komentar Akira.
Suzuki menawarkan Let's dalam dua varian, Sporty dan Premium. Untuk warna, ada enam pilihan, yaitu Sporty Sparkling Green, Cool Blue, Active Red, Premium Metro White, Spicy Pink danPrestige Black. (Kompas)

VivoTab, Trio "Convertible" Windows 8 dari Asus


Di samping komputer desktop dan notebook konvensional, sistem operasi Windows 8 juga tersedia di perangkat -perangkat convertible yang memadukan konsep tablet dan notebook dalam satu kemasan. 
Salah satunya berasal dari Asus yang memperkenalkan keluarga VivoTab dalam sebuah acara di Jakarta hari Senin (29/10/2012) kemarin. 

"Produk ini sekilas terlihat sama dengan seri Transformer dari Asus, tetapi kami menggunakan nama Vivo yang menandakan bahwa produk tersebut  berbasis Windows 8," ujar Manager Produk dan Marketing Asus Indonesia Juliana Cen.

Terdapat tiga model perangkat convertible notebook-tablet VivoTab yang akan diluncurkan di tanah air. Masing-masing dibedakan oleh jenis platform sistem operasi dan perangkat docking keyboard yang digunakan. 

Model pertama adalah VivoTab TF810 yang menduduki posisi teratas dalam hierarki produk ini. Tablet tersebut memiliki bentang layar 11,6 inci dengan ketebalan 8,7 mm dan bobot 675 gram. 
Asus juga menambahkan stylus Wacom Digitizer yang dapat digunakan untuk menggambar atau menulis di atas permukaan layar VivoTab.

Perangkat ini tersambung ke keyboard tambahan melalui metode "docking" di mana layar dikoneksikan dengan engsel khusus yang akan meneruskan input dari touchpad dan keyboard ke perangkat utama.

Asus-7
Adapun semua komponen internal VivoTab, termasuk prosesor dual-core Intel 1,8GHz, RAM 2 GB, dan SSD 64 GB seluruhnya tertanam di unit layar sehingga VivoTab bisa difungsikan layaknya tablet tanpa memakai keyboard.

Di bawah VivoTab TF810, ada Asus VivoTab RT TF600 yang mengandalkan prosesor NVIDIA Tegra 3 berbasis ARM. Sistem operasi yang digunakan pun adalah Windows RT. Metode penyambungan dengan keyboard sama-sama menggunakan docking.

Terakhir, Asus menyediakan VivoTab Smart ME400 yang menggunakan hardware Intel dan sistem operasi Windows 8. Berbeda dengan dua saudaranya, perangkat ini menggunakan keyboard model sleeve yang disatukan dengan casing. Konsepnya sedikit mirip dengan tablet Surface dari Microsoft.

Menurut Juliana, ketiga produk ini akan resmi diluncurkan pada kuartal keempat 2012 bersama satu produk hybrid lainnya, Asus Taichi.

Dia mengatakan, di masa depan Asus akan lebih berkonsentrasi mengembangakan perangkat Windows 8 semacam ini. "Kami memiliki harapan terhadap Windows 8 sebagai pendorong industri.Tetapi perangkat yang lebih konvensional, seperti notebook tanpa touchscreen dan menggunakan sistem operasi Windows 7, akan tetap tersedia untuk konsumen yang membutuhkan." (Kompas)

Google Bekali LG Nexus 4 dengan Android 4.2


Sebuah acara Google yang dijadwalkan untuk hari Senin, 29 Oktober, di New York, terpaksa dibatalkan karena ancaman badai Sandy. Namun, batalnya acara ini tidak menghalangi Google untuk mengumumkan smartphone Android terbarunya, Nexus 4.

Seperti yang telah dirumorkan sebelumnya, Google bekerja sama dengan LG untuk menghadirkan Nexus 4 ini.
Nexus 4 ini sudah hadir dengan Android versi terbaru, yaitu 4.2. Google tetap menamakan versi Android ini sebagai Jelly Bean, menandakan tidak ada terlalu banyak fitur baru di versi yang satu ini.

Rumor yang berkembang sebelumnya menyatakan kalau Google akan menamakan Android versi 4.2 sebagai Key Lime Pie.
Dikutip dari Phone Arena, Nexus 4 menggunakan desain dari smartphone LG Optimus G.Smartphone yang satu ini dipersenjatai layar berukuran 4,7 inci WXGA True HD IPS Plus dengan resolusi 1280 x 768.

Sebagai dapur pacunya, Nexus 4 menggunakan prosesor Snapdragon S4 1,5GHz quad-core dan RAM 2GB. 
Nexus 4 juga dilengkapi dengan kamera belakang 8 megapiksel, kamera depan 1,3 megapiksel, dan baterai 2,100mAh.

Nexus 4 hanya mendukung koneksi GSM/HSPA+. Saat ini, belum ada model yang sudah mendukung 4G. Kabarnya, perangkat ini memang tidak akan mendukung koneksi super cepat tersebut.

Ada dua kapasitas Nexus 4 yang dijual oleh Google, yaitu 8GB dan 16GB. Versi unlocked (tidak terikat kontrak dengan operator) Nexus 4 8GB dibanderol dengan harga 299 dollar AS, sedangkan versi 16GB akan dijual dengan harga 349 dollar AS.

Nexus 4 baru akan dilepas ke pasaran pada 13 November mendatang di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Jerman, Prancis, Spanyol, dan Australia. Belum ada kabar kapan perangkat ini hadir di Indonesia. (Kompas)