Monday, July 9, 2012

Nokia Asha Terbaru Dijuluki "Smartphone Light"


Tiga ponsel Nokia seri Asha terbaru yang dirilis hari Senin (9/7/2012) kemarin mengusung antarmuka full-touchscreen, di mana navigasi sepenuhnya mengandalkan gerakan jari dari pengguna. Salah satunya adalah Asha 305 yang dibanderol seharga 850 ribu rupiah.

Ponsel entry-level yang memiliki kapabilitas "easy swap dual-sim" ini menggunakan sistem operasi berbasis Series 40 Asha OS. Sasarannya, menurut Presiden Direktur Nokia Indonesia Martin Chirotarrab, adalah segmen "pengguna muda yang mencari ponsel 'best value' tetapi memiliki bentuk fisik menarik."

Meski dibanderol dengan harga murah, lanjut Martin, Asha 305 beserta Asha 306 dan 311 memiliki fungsionalitas mirip smartphone sehingga disebut sebagai "smartphone light", bukanfeature phone. Dari ketiga model ini, hanya Asha 311 yang memiliki konektivitas 3,5G. Asha 305 dan 306 memiliki konektivitas jaringan 2G (EDGE).

Asha 305 memiliki layar resistive touchscreen berukuran 3 inci, kamera 2 megapixel, dan memiliki dua slot SIM card yang terletak di sisi samping sehingga mudah diakses. Saudaranya, Asha 306, tidak memiliki dua slot SIM card tetapi dibekali dengan konektivitas WiFi. 

Sementara Asha 311 adalah seri model lebih tinggi dengan prosesor 1 GHz, kamera 3.2 megapixel, dan layar 3 inci capacitive touchscreen yang dilapisi Corning Gorilla Glass.

Asha 305 sudah mulai dijual di Nokia retail store, sementara Asha 306 dan 311 disebut akan tersedia bulan ini.

Untuk membantu pengguna Asha agar dapat lancar browsing di Internet, Nokia menerapkan Nokia Browser 2.1 dengan teknologi proxy data compression dan cloud acceleration yang diklaim dapat memberikan kecepatan 3x lebih tinggi dibanding browser mobile lain. (Kompas)

Ferrari F12 Berlinetta Dijual Rp3,17 Miliar

detail berita
Setelah diluncurkan di beberapa kota Eropa, Ferrari F-12 Berlinetta resmi diluncurkan di negeri asalnya, Italia. Di Italia, mobil super ini dibanderol mulai 274.000 Euro atau setara Rp3,17 miliar.
 
Namun harga tersebut belum termasuk pajak. jika termasuk pajak, Ferrari Berlinetta ini dijual 369.589 Euro atau setara Rp4,28 miliar. Demikian dilansir Inautonews, Selasa (9/7/2012). Harga ini diklaim lebih murah dibandingkan varian 599 GTB Fiorano.
 
Jantung pacunya, Ferrari Berlinetta ini dibekali mesin 6.3-liter V12 yang dapat mengembangkan output keluar sebesar 730 tenaga kuda dan memiliki torsi maksimal 509 lb-ft pada 2.500 rpm. Dengan mesin itu supercar asal Italia ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 3,1 detik.
 
Lebih lanjut, Sebelum dipilih nama F12 Berlinetta, mobil ini sempat akan dijuluki Ferrari 620GT. F12 menggunakan sasis all-new aluminium spaceframe dan bodyshell. Hasilnya, seperti klaim Ferrari, bodinya lebih kuat 20 persen dari 599 dan bobotnya adalah 1525kg, atau sekitar 70kg lebih ringan ketimbang 599.
 
F12 juga akan mengadopsi system kendali interior ‘Human Machine Interface’ seperti yang diterapkan pada Ferrari 458 dan FF, yang menempatkan hampir sebagian besar pengendali utama dilingkar kemudi. (Okezone)

Amerika Kembali Menjadi Pasar Nomor Satu Bentley



Amerika Serikat  (AS) kini kembali menjadi pasar terbesar Bentley dengan  mengeser China untuk penjualan Januari-Juni 2012.  Pada semester pertama 2012, penjualan Bentley naik 32 persen menjadi 3.929 unit.
Di AS saja, penjualan naik 25,7 persen menjadi 1.140 unit. Sedangkan di China hanya 1.059 unit. Padahal pada kuartal pertama tahun ini, China masih terbesar. 
Di Eropa, merek yang berada di bawah kelompok  VW ini masih bisa selamat dengan penjualan  557 unit, naik 4,5 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu. "Hasil yang kami capai setengah tahun ini menunjukkan pertumbuhan Bentley di pasar global," beber CEO Wolfgang Duerheimer Bentley yang dilansir Autonews (9/7/2012). Berdasarkan model, sedan Mulsanne naik 30 persen dan Continental GT kupe melesat 48,5 persen. Namun Bentley tidak merinci penjualan setiap model.
Bentley mengaku, model  terbaru Continental GT V8 berhasil mendongkrak penjualan di pasar global. Untuk Continental bermesin V8, kenaikkan penjuulan diklaim mencapai dua digit. 
Saat ini, Bentley juga mempersiapkan segmen baru, yakni sport utility vehicle (SUV) yangditampilkan perdana pada pameran mobil Jenewa awal Maret lalu. Kalau jadi diluncurkan, Bentley berharap segmen ini bisa menyumbang sekitar 3.500-5.000 unit per tahunnya . Sampai akhir tahun, Bentley berharap bisa melampau penjualan tahun lalu 7.003 unit, naik 37 persen dibandingkan 2010. (Kompas)

Sunday, July 8, 2012

Semua Motor BMW Pakai Rem ABS

detail berita

BMW Motorrad sebagai produsen sepeda motor asal Jerman, akan melakukan perubahan pada semua varian model 2013. Selain diberikan warna baru, semua motor BMW akan menggunakan piranti rem ABS sebagai standar.
 
Langkah ini dilakukan karena dalam tiga tahun ke depan, atau pada 2016, Uni Eropa mengeluarkan persayaratan bahwa semua sepeda motor yang dijual di Eropa harus dilengkapi dengan ABS. Piranti keselamatan ini merupakan evolusi dari BMW Motorrad Safety.
 
Selain melengkapi dengan rem ABS, BMW juga mengembangkan teknologi lainnya di sepeda motor, dengan mengadopsi dari teknologi pada mobil BMW. Seperti suspensi yang bisa diatur secara elektrik, kontrol stabilitas otomatis, kontrol traksi dinamis dan lampu depan adaptif.
 
Beberapa varian BMW model 2013 yang sudah bisa dipesan mulai bulan depan. Model 2013 ini sudah dilengkapi dengan piranti keamanan, dan fitur-fitur seperti disebutkan di atas. Varian 2013 BMW adalah sebagai berikut:
 
BMW F 800 R.
BMW F 800 R Dynamic.
BMW F 800 R Touring.
BMW G 650 GS.
BMW R 1200 R.
BMW S 1000 RR.
BMW K 1300 S.
BMW K 1300 R.
BMW K 1600 GT.
BMW K 1600 GTL.

(Okezone)

Thursday, July 5, 2012

Apple Belum Tersaingi di Pertarungan Laptop Tipis 2012

detail berita
Banyak vendor notebook yang dengan agresif menginvestasikan sumber daya miliknya untuk mengembangkan notebook dengan body ultra tipis. Namun, menurut sebuah riset, vendor-vendor tersebut dikatakan belum berhasil berkompetisi dengan Apple.

Diwartakan Digitimes, Kamis (5/7/2012), riset tersebut ditunjukkan oleh analis senior di Digitimes Research, Joanne Chien. Menurutnya, MacBook Air dari Apple telah mencapai 50 persen dari jumlah total pengapalan notebook ultra tipis secara global. Hal itu dicapai pada kuartal kedua 2012.

Sementara itu, di kuartal keempat tahun ini, MacBook Air diperkirakan masih akan melebihi jumlah pengapalan ultrabook dan notebook ultra tipis dari berbagai vendor selain Apple. Bahkan, ketika jumlah pengapalan vendor-vendor lain itu ditotal.

Pada Juni lalu, pengapalan Toshiba dan Hewett-Packard (HP) hanya sedikit dan menyebabkan enam vendor global teratas hanya mengalami pertumbuhan 2 persen per bulan. Namun tiga teratas original design manufacturers (ODM) notebook, di sisi lain, diperkirakan tumbuh sekira 21 persen dalam pengapalan Juni.

Microsoft berencana merilis upgrade Windows 8 murah untuk meningkatkan permintaan notebook. Namun, proyek ini tampaknya belum berhasil dengan baik seperti yang diharapkan. Enam vendor notebook teratas di tingkat global diperkirakan hanya naik 1,3 persen pada kuartal dua, lebih rendah dari tahun lalu. (Okezone)