Tuesday, June 7, 2011

ThinkPad Tertipis Keluaran Lenovo


Lenovo meluncurkan seri ThinkPad terbaru, ThinkPad X1, yang merupakan ThinkPad tertipis, hanya setebal 17 mm. Peluncuran di Indonesia dilakukan Selasa (31/5/2011) di Jakarta.

Meski tipis, kinerja laptop ini bisa diandalkan. Sandy Lumy, Country General Manager Lenovo Indonesia, mengatakan, ThinkPad didukung dengan prosesor Intel Core Generasi 2 untuk mendukung kinerjanya.

"Kelebihan lainnya adalah rapid charging. Untuk men-charge laptop hingga 80 persen, waktu yang dibutuhkan hanya 30 menit," kata Sandy. Hal ini telah dibuktikan dengan demo saat peluncuran.

Rapid Charge mengombinasikan elemen baterai yang bisa diisi cepat dengan 1.000 siklus baterai yang dirancang tahan tiga tahun. Dengan membeli baterai slice eksternal, daya tahan baterai bisa ditingkatkan hingga 10 jam.

Yang tak kalah keren, layar ThinkPad X1 terbuat dari bahan Gorilla Glass. Dengan bahan itu, layar sama sekali takkan tergores ketika kontak dengan koin, kunci, atau kuku Anda.

Sandy mengungkapkan, ThinkPad X1 masuk dalam jajaran produk unggulan Lenovo. Dijual dengan harga mulai 1.899 dollar AS, laptop ini sebenarnya ditujukan bagi kalangan pebisnis, mulai sektor SMB hingga enterprise.

Untuk melengkapi kebutuhan bisnis, ThinkPad X1 dilengkapi dengan HiDef Camera, Sound didukung Dolby Stereo, dan microphone. "Ini mendukung aktivitas conference, misalnya pakai Skype," kata Sandy.

Kelebihan lain ThinkPad X1 adalah keyboard backlight. Selain itu, laptop ini juga dilengkapi peredam noise sehingga ketika mengetik sambil melakukan conference, lawan bicara takkan mendengar suara keyboard.

Lenovo merupakan vendor PC terbesar keempat di dunia. Sandy mengatakan, hingga kuartal 1-2011, pertumbuhan Lenovo mencapai 5-6 kali lebih besar dari pasar. Pangsa pasar Lenovo secara global saat ini adalah 10,2 persen. (Kompas)

Toyota Liva Meluncur Akhir Juni di India


Setelah sempat tertunda karena bencana alam di Jepang, akhirnya Toyota Kirloskar (India) - cabang perusahaan dari Toyota Motor Corporation - resmi mengumumkan peluncuran model baru dari Etios Sedan, Liva Hatchback dilakukan dipengujung bulan, tepatnya 27 Juni 2011.

Toyota Kirloskar dikabarkan memasarkan Liva bermesin bensin sebagai tahap awal, kemudian disusul varian diesel dalam beberapa bulan selanjutnya. Konsumen domestik India juga dipastikan memperoleh pasokan unit di seluruh jaringan penjualan Toyota, akhir Juli 2011.

Menggendong mesin kecil 1.200 cc bertenaga 80 bhp, Toyota Liva menyasar ke segmen anak muda. Selain bentuknya yang kompak, unit juga ditawarkan dengan bandrol kompetitif, diprediksi sekitar 4 lakh (Rp76 juta) per unit.

Menariknya, mobil ini kabarnya tengah dijajaki Toyota untuk dipasarkan diluar India, termasuk Indonesia. Buktinya, masih ingatkan, saat Toyota melakukan uji coba unit yang disinyalir Liva di tol Jagorawi, beberapa waktu lalu! (Kompas)

iCloud, Kebimbangan Apple di Era Post PC


Apple boleh bangga menjadi trendsetter dalam berbagai hal dan cenderung menantang hukum pemasaran yang berlaku umum dengan mengeluarkan produk-produk fenomenalnya. Namun, sekali lagi, kali ini Apple kali ini harus tunduk kepada tren yang sedang berkembang di dunia, yakni cloud computing.

Tak ayal, model distribusi konten di internet yang jauh-jauh hari dipromosikan Google dan Amazon harus dimasuki Apple juga. iCloud yang diperkenalkan Senin (6/6/2011) dalam pembukaan Worldwide Developers Conference (WWDC) 2011 di San Francisco, AS, menjadi jawaban terhadap para penentang utamanya itu di bisnis konten internet.

Tidak hanya untuk layanan musik semata seperti digembar-gemborkan sebelumnya. Layanan iCloud juga bisa digunakan pengguna perangkat buatan Apple untuk mengelola semua jenis konten termasuk dokumen dan foto. Idenya adalah menyediakan layanan yang memungkinkan konsumen mengakses satu konten dengan mudah dari perangkat apapun dari Apple dengan cepat. Sebelumnya, hal tersebut memungkinkan dengan digital hub di rumah misalnya, namun ke depan bakal beralih ke cloud yang lebih fleksibel bisa diakses dari mana saja.

Di era post PC, ketergantungan pengguan terhadap aplikasi dan konten di perangkat memang semakin mengecil. Apalagi di saat setiap pengguna menggunakan lebih dari satu perangkat. Cloud menjadi solusi efektif mengatasi ketergantungan pada setiap jenis perangkat.

"ICloud menyimpan konten milik Anda di cloud dan secara nirkabel mengirimkannya ke semua perangkat yang Anda miliki. Secara otomatis ia akan mengunggah, menyimpan, dan mengirimkannya ke semua jenis perangkat," jelas Steve Jobs, CEO Apple, di depan para pengembang yang hadir.

Misalnya, saat pengguna membeli e-book di iBook, membeli track lagu di iTunes, memotret, merekam video, atau mengunduh aplikasi, semuanya akan di-backup di cloud dan bisa langsung diakses dari iPhone, iPad, dan iPod milik pengguna. Begitu juga sinkronisasi kalender, email, dan daftar kontak hingga kapasitas 5 GB. Sinkronisasi juga untuk dokumen dari Pages, Numbers, dan Keynote. Apple juga menyediakan Photo Stream yang menyajikan semua foto dari iPhone, iPod, iPad, Apple TV, dan Mac yang disimpan pengguna, namun hanya dibatasi 30 hari sejak konten diunggah.

Semua layanan berbasis cloud tersebut gratis dan tidak ada sisipan iklan. Namun, kalau masih tidak cukup, Apple menyediakan iTunes Match yang memindai semua daftar lagu di library iTunes pengguna dan menyimpan semua filenya di cloud dalam bentuk file AC 256 Kbps tanpa DRM. Namun, untuk ITunes Match ini dikenai biaya 25 dollar AS. Ingat, tak ada layanan streaming musik atau video oleh Apple saat ini. Pengguna baru bisa mengunduh ke berbagai perangkatnya tanpa harus membayar lagi.

Namun, setidaknya, pengguna produk Apple tidak lagi harus membayar 99 dollar AS hanya untuk layanan MobileMe yang mensinkronisasi semua pesan. Steve Jobs resmi mengumumkan penghentian layanan MobileMe yang telah direstrukturisasi sepenuhnya dengan iCloud. Pelanggan yang terlanjur membayar tetap dapat menggunakannya sampai 30 Juni 2012 dan yang akan beralih akan mendapat pengembalian uang.

iCloud boleh jadi memberikan pengalaman baru yang memudahkan para fans Apple menikmati kontennya. Namun, untuk menjadi penantang yang kuat bagi layanan Amazon dan Google kita tunggu saja. Masih ada kebimbangan Apple melakukan totalitas di cloud. (Kompas)

11 Cara Menghindari Radiasi Ponsel


Dilaporkan sebelumnya, panel yang terdiri atas pakar internasional yang dikumpulkan oleh World Health Organization menyebutkan, ponsel mungkin bersifat karsinogenik pada manusia. Hal tersebut terungkap setelah mereka memeriksa lusinan hasil studi mengenai ponsel yang sudah pernah dipublikasikan.

"Sudah waktunya kita mulai menanggapi radiasi ponsel lebih serius," papar Ann Louise Gittleman, PhD, penulis buku bestseller versi harian New York Times, Zapped. "Tentu saja, teknologi tak perlu menghilang, kita hanya perlu mengedukasi dan mengembangkan strategi untuk mengurangi paparan radiasi buatan yang terbukti memiliki pengaruh biologis."

Untuk itu, Gittleman memberikan tips untuk membatasi paparan radiasi ponsel yang berbahaya:

1. Aktifkan speaker. Menggunakan speaker saat berbicara akan mengurangi energi atau tingkat kekuatan radiasi ponsel. Semakin jauh Anda dari antena ponsel, semakin rendah sinyalnya. Kabel headset pada banyak ponsel juga bisa bertindak sebagai antena, sehingga dapat mengirimkan sejumlah radiasi elektromagnetik ke kepala Anda.

2. SMS-an saja. Bila hobi Anda SMS-an, ini saatnya Anda memaksimalkan hobi Anda. Mengirim teks membatasi durasi paparan radiasi, dan menjaga jarak ponsel dari kepala dan tubuh kita. Namun perhatikan juga, pria sebaiknya tidak SMS-an sambil memangku ponsel. Jumlah studi yang menemukan kerusakan vitalitas dan motilitas (sperma yang dapat bergerak sendiri secara spontan) sperma dilaporkan meningkat. Bisa jadi, hal ini pun tak akan baik pengaruhnya pada rahim.

3. Pilih offline mode. Saat ponsel tidak digunakan, biasakan untuk mematikannya. Atau, atur menjadi offline, standalone, atau flight mode, yang akan mematikan transmitter-nya namun masih memungkinkan Anda untuk menggunakan ponsel untuk main game atau mendengarkan musik. Pokoknya, membuka aplikasi lain kecuali menelepon dan browsing internet.

4. Dari kuping kiri ke kuping kanan. Bila ada kondisi yang mengharuskan Anda menelepon, cobalah memindahkan ponsel dari telinga kiri ke telinga kanan berulang kali. Hal ini bisa membatasi paparan pada satu sisi kepala saja, yang sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko tumor otak dan kanker kelenjar ludah pada telinga yang sering digunakan untuk mendengarkan ponsel.

5. Hindari ruang sempit. Saat berada di lift, kereta, atau mobil, sebaiknya tak usah sering-sering menelepon. Lagipula, menggunakan ponsel saat mengemudi juga akan membahayakan keselamatan Anda maupun pengguna jalan raya lainnya, kan?

6. Perhatikan sinyalnya. Jangan menggunakan ponsel ketika sinyalnya lemah, atau ketika Anda sedang berkendara di dalam mobil yang melaju sangat cepat (kereta api juga termasuk). Hal ini secara otomatis akan memicu kekuatan sinyal hingga maksimum, karena ponsel berusaha terhubung ke antena relay yang baru.

7. Jangan lama-lama. Menelepon sebaiknya tidak usah terlalu lama. Cukup untuk membuat janji dengan klien, atau mengingatkan anak untuk makan, misalnya. Jika Anda ingin ngobrol dengan teman SD yang baru ketemu di Facebook, sebaiknya gunakan telepon rumah. Atau, ketemuan saja di rumah atau di tempat ngopi. Lebih puas, kan? Jangan lupa, risiko tumor otak dimulai pada tingkat paparan kumulatif yang relatif rendah.

8. Kurangi bermain-main dengan smartphone. Perangkat seperti BlackBerry atau iPhone menghasilkan emisi yang lebih tinggi daripada ponsel, karena mereka bergantung pada energi dari baterai untuk melakukan aktivitas e-mail, koneksi internet, dan men-display warna.

9. Jauhkan ponsel ketika belum tersambung. Setelah menekan tombol nomor ponsel teman Anda, jangan langsung mendekatkan ponsel ke telinga. Saat itu, ponsel itu sedang berusaha terkoneksi, dan sedang mengirimkan sinyalnya yang terkuat.

10. Jangan mengantungi ponsel. Dalam suatu penelitian, ditemukan bahwa pria yang membawa ponselnya di dalam saku celana cenderung memiliki jumlah sperma yang 25 persen lebih rendah dibandingkan dengan kelompok pria lain yang tidak menyimpan ponselnya di saku celana. Bagian lain dari tubuh menyerap radiasi pada intensitas yang berbeda, dan jaringan testikular kemungkinan juga lebih mudah diserang.

11. Jangan meletakkan ponsel di tempat tidur. Anda memang membutuhkan alarm pada ponsel untuk membantu Anda bangun pagi. Tetapi, jangan meletakkan ponsel di dekat posisi kepala Anda. Medan elektromagnetik bisa mengurangi produksi melatonin pada tubuh, dan penyapu radikal bebas yang dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan DNA. Seperti Anda tahu, kerusakan DNA dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit lain. (Kompas)

Monday, June 6, 2011

Porsche Cajun Gunakan Mesin Audi


Porsche dikenal sebagai produsen mobil sport yang memiliki model dengan kualitas mumpuni. Produsen asal Jerman tersebut ingin membuat sebuah kejutan dengan membangun kendaraan dengan kapasitas mesin lebih kecil. Seperti dilansir Autocar, mobil terbaru Porsche diberi nama Cajun.

Porsche akan bekerja sama dengan Audi dalam pengembangan jantung pacu Cajun. Audi akan menyokong mesin twin-turbocharged 3.0 diesel V6 milik crossover Audi Q5 versi facelift yang harusnya hadir tahun depan. Mesin ini dikabarkan dapat memproduksi tenaga hingga 300 daya kuda.

Porsch Cajun berada dibawah tim pengembangan Walter de'Silva yang menjabat sebagai supervisi Kepala Desainer VW Group. Dan rencananya model ini akan dibangun di pabrik Porsche di Leipzig, Jerman.

"Selama memproduksi Cayenne dan Panamera, pabrik Leipzig kami secara mengesankan telah membuktikan dapat memproduksi kendaraan premium dengan kualitas tertinggi." ujar Matthias Muller, chaiman Porsche.

Sebagai informasi tambahan, menurut kepala pengembangan mesin Audi, Axel Eisner, mesin baru juga akan ditemukan pada model Audi mulai dari seri A hingga Q7. (Okezone)