Wednesday, September 1, 2010

Pasukan iPod Terbaru Menyerbu Pasar


Lagi-lagi, Apple mengguncang pasar, menyalip para pesaingnya dengan meluncurkan produk baru yang ditujukan untuk pasar konsumer. Setelah iPad dan iPhone4 yang tingkat penjualannya mengejutkan pasar, kali ini Apple menggelontorkan jajaran iPod model baru.

Tidak cuma satu model, tapi sekaligus tiga model iPod baru yang diperkenalkan. Masing-masing versi terbaru untuk iPod Shuffle, iPod Nano, dan iPod Touch. Sayang, versi baru iPod Classic yang legendaris tidak ada.

"Tahun ini kami sangat liar. Kami mengeluarkan iPod baru tahun ini untuk semua jenis iPod. Perubahan lini produk paling besar yang pernah kami lakukan," kata CEO Steve Jobs dalam acara peluncuran di San Francisco, AS, Rabu (1/9/2010) waktu setempat. Produk-produk tersebut akan mulai tersedia di pasar mulai minggu depan.

iPod Shuffle terbaru hadir dengan ukuran lebih kecil daripada pendahulunya, namun dengan fitur yang lebih lengkap. Selain fitur perintah suara VoiceOver untuk pengatur playlist dan mengetahui judul lagu yang sedang dimainkan, iPod Shuffle terbaru juga kembali menyediakan tombol navigasi. Fitur Genius kini juga masuk ke iPod Shuffle yang akan mengelompokkan lagu secara otomatis. Kemampuan baterainya menjadi 15 jam dan tersedia dalam lima pilihan warna dan kapasitas memori 2 GB dengan harga 49 dollar AS.

Model terbaru iPod Nano kini menyediakan radio FM, sanggup memainkan musik hingga 24 jam tanpa henti, dan hanya menggunakan layar sentuh multitouch sebagai navigasi seperti halnya iPod Touch. Tersedia dua model iPod Nano, masing-masing seharga 149 dollar AS untuk kapasitas 8 GB dan 179 dollar AS untuk 16 GB.

Sementara iPod Touch terbaru, seperti diperkirakan, mengusung fitur-fitur iPhone 4. Seperti menggunakan layar Display Retina yang menampilkan tampilan lebih tajam dan cemerlang, dilengkapi kamera depan untuk video chatting menggunakan aplikasi FaceTime, dan lebih tipis dari ipod Touch sebelumnya. Bahkan, iPod Touch terbaru sudah menggunakan sistem operasi iOS 4.1 yang secara resmi diluncurkan bersamaan. Harganya mulai 229 dollar AS untuk 8GB, 299 dollar AS untuk 32 GB, dan 399 dollar AS untuk 64 GB. (Kompas)

iPod Shuffle Kembalikan Fungsi Tombol


Salah satu produk baru yang diperkenalkan Apple, Rabu (1/9/2010), di San Francisco, AS adalah iPod Shuffle model baru. Ini merupakan iPod Shuffle generasi keempat yang pernah diproduksi perusahaan elektronika yang berpusat di Cupertino, california, AS itu.

Bisa dikatakan iPod shuffle terbaru mengombinasikan kelebihan-kelebihan tiga generasi pendahulunya namun dengan ukuran lebih ringkas. Kalau tiga model sebelumnya berbentuk persegi panjang, iPod shuffle terbaru cenderung bujur sangkar dengan ukuran 2,9 cm x 3,1 cm dan tebal kurang dari 1 cm.

Sekilas tampilannya mirip iPod Shuffle generasi kedua karena kembali menggunakan tombol berbentuk lingkaran besar yang khas iPod dan menggunakan casing aluminium. Pada generasi ketiga, Apple menghilangkan tombol tersebut dan menggantinya dengan fitur VoiceOver yang memungkinkan perintah menggunakan suara saja. Namun, untuk generasi keempat, Apple rupanya belajar dari keluhan konsumen.

"Kami berpikir menjadikan iPod Shuffle sebagai pemutar musik dengan harga paling terjangkau namun mudah mengoperasikannya. Generasi kedua lebih baik daripada generasi pertama dengan ukuran lebih kecil. Generasi ketiga kami hilangkan tombol. Namun orang ternyata rindu adanya tombol," ujar CEO Apple Steve Jobs saat memperkenalkannya di depan pers dan investor.

Dibanding model iPod lainnya, iPod Shuffle memang paling ringan dan ringkas. Di bagian belakang terdapat penjepit untuk menyematkannya dengan mudah di pinggiran baju atau celana. Meski kembali menggunakan tombol, fitur VoiceOver tetap dipertahankan sehingga pengguna bisa menanyakan judul lagu atau mengatur playlist yang sedang dimainkan dengan perintah suara suara dalam pilihan 19 bahasa.
Selain itu, iPod Shuffle pun dilengkapi fitur playlist Genius yang sebelumnya cuma ada di iPod Nano dan iPod Touch. Dengan fitur ini, tinggal aktifkan fitur Genius di iTunes dan secara otomatis ia akan memilih kombinasi daftar lagu terbaik lalu sinkronisasikan ke dalam iPod Shuffle.

Soal daya tahan baterai, model terbaru ini sanggup memainkan musik selama 15 jam tanpa henti. Tampilannya pun lebih chick dengan lima pilihan warna cerah, yakni merah muda, biru, perak, hijau, dan oranye. Dengan kapasitas 2 GB, harganya dibanderol 49 dollar AS saja. (Kompas)

iTunes Dilengkapi Ping, Jejaring Sosial Khusus Musik


Demam layanan jejaring sosial yang tengah melanda jagat maya saat ini dilirik juga akhirnya oleh Apple. Dengan basis pengguna perangkat buatannya yang sudah sangat banyak, Apple tinggal menambahkan layanan jejaring sosial baru lewat iTunes.

Namanya Ping. Layanan yang dirancang menjadi jejaring sosial khusus membahas segala hal soal musik ini bisa dinikmati pada iTunes terbaru versi 10 yang baru diluncurkan, Rabu (1/9/2010). Dengan bergabung dalam Ping, setiap pengguna iTunes berkesempatan untuk berbagai konten dengan sesama pengguna termasuk penyanyi papan atas secara langsung.

"Pada iTunes 10 kami perkenalkan Ping. Ini jejaring sosial untuk musik. Mirip Facebook dan Twitter yang masuk ke iTunes. Semuanya tentang musik," ujar CEO Apple, Steve Jobs saat memperkenalkannya di San Francisco, Rabu (1/9/2010).

Di layanan tersebut, pengguna dapat meng-update informasi dalam bentuk teks, mengunggah foto, klip video, berbagi daftar lagu favorit, dan saling berkomentar. Berbagi jadwal konser juga menjadi salah satu unggulan layanan ini. Saat ini, ada sekitar 17.000 daftar jadwal konser yang tersedia dan akan terus bertambah. Salah satu penyanyi ternama yang sudah menggunakan Ping antara lain Lady Gaga yang sempat dipamerkan halamannya oleh Steve Jobs saat mendemonstrasikan Ping.

Akses ke layanan Ping pun sudah sangat mudah karena tidak hanya dapat dilakukan di komputer, tapi juga lewat perangkat mobile. "Ping tidak hanya tersedia di komputer. Layanan ini juga tersedia di iPhone dan iPod Touch," tandas Steve Jobs.

Meski baru, Ping punya potensi menjadi jejaring sosial yang besar. Pasalnya, Steve Jobs mengklaim saat ini saja sudah terdapat 160 juta pengguna iTunes di 23 negara. (Kompas)

Kia Sportage Siap Menyusul Tucson


Setelah Hyundai meluncurkan Tucson di ajang IIMS lalu, kini giliran saudaranya Kia akan memasukkan SUV Sportage pada kuartal terakhir tahun ini. PT Kia Motor Indonesia (KMI), ATPM Kia di Tanah Air tampak mengubah strategi bisnis karena semula rencananya memboyong sedan Cerato alias Forte.

Hartanto Sukmono, Direktur Pemasaran KMI menjelaskan, setelah dilakukan studi, ternyata pasar medium SUV jauh lebih potensial. "Kami akan pasok dalam bentuk terurai (completely knocked down/CKD) dari Korea (Selatan). Rasanya dimulai kuartal terakhir tahun ini," tegas Hartanto di sela bukber dengan Wartawan di FX, Jakarta Selatan, semalam.

KMI akan memberi tiga pilihan alternatif mesin untuk pasar Indonesia, yakni 2,0 liter bensin dan diesel serta 2,4 liter bensin yang keduanya menggunakan sistem berpenggerak 4x2 dan 4x4. "Untuk awalnya, kami rasa yang sesuai itu bensin 4x2. Tapi, belum tahu yang mana kapasitas mesin yang akan dipilih nantinya," lanjut Hartanto.

Dirwan WIdjaja, General Manager Produksi KMI menambahkan, total volume produksi Kia sampai akhir tahun mencapai 6.600 unit. Jumlah itu belum terhitung rencana CKD Forte yang di mulai tiga bulan terakhir 2010. Target penjualan awal Sportage diprediksi hanya 200 unit pada tahun ini.

"Kalau Forte jadi masuk, saya rasa penambahan produksi bisa sekitar 200an unit saja. Jadi, total tahun ini bisa mencapai 6.800an unit," jelas Dirwan.

Terkait harga jual Sportage di Indonesia, pihak KMI masih menutup rapat-rapat informasi tersebut. Tapi, biasanya Kia berani menaruh harga jual di bawah pimpinan pasar dengan fitur dan teknologi yang tak kalah dengan kompetitor, kira-kira saja deh. (Kompas)

iPod Touch Menyusul Jejak iPhone 4


Akhirnya hadir juga model baru iPod Touch yang dilengkapi fitur-fitur unggulan iPhone 4 sesuai diprediksikan selama ini. Dua produk Apple tersebut memang bak pinang dibelah dua. Banyak yang menyebut iPod Touch sebagai iPhone tanpa telepon.

Hal tersebut diakui sendiri CEO Steve Jobs saat memperkenalkan produk-produk terbaru Apple di San Francisco, Rabu (1/9/2010) waktu setempat. Bagi Apple, iPod Touch pun telah menjadi pundi-pundi utamanya dan memberikan keuntungan yang signifikan seperti halnya iPhone. Meski tanpa telepon, iPod Touch baru bisa jadi bakal menyusul jejak iPhone 4.

"Touch telah menjadi produk yang sangat berati bagi kami. Ia merupakan iPod paling populer. Orang menyebutnya iPhone tanpa telepon. Ia juga iPhone tanpa kontrak langganan. Namun, ia telah menjadi portable game player nomor 1 di dunia," kata Steve Jobs bersemangat.

Steve Jobs mengklaim, penjualan iPod Touch selama ini bahkan melampaui total penjualan perangkat portabel Nintendo dan Sony. iPod Touch, menurut Jobs, menguasai lebih dari 50 persen pangsa pasar portable game player di seluruh dunia. Saking populernya, lebih dari 1,5 miliar aplikasi game dan konten hiburan lainnya di app store diunduh hanya dari iPod Touch sejauh ini.

Pada iPod Touch generasi kedua ini, Apple pun melakukan revisi agar lebih berekelas. "Kami membuatnya lebih baik. Lebih tipis dan lebih cantik," ujar Steve Jobs.

Seperti halnya iPhone 4, iPod Touch terbaru menggunakan layar Retina Display sehingga menampilkan kualitas dan resolusi gambar yang tajam dan jernih. Kualitas pikselnya empat kali layar LCD biasa, dengan 326 ppi, warna 24 bit, dan dukungan LED backlit.

Untuk pertama kalinya, prosesor A4 juga dipakai juga di iPod Touch. Selain itu, perangkat ini dilengkapi gyroskop 3 sumbu untuk mendukung sensor gerak yang lebih halus dan akurat. Di bagian depan terdapat kamera untuk video call lewat layanan FaceTime melalui WiFi baik dengan sesama iPod Touch maupun iPhone 4.
Kamera utama di belakang sudah bisa merekam video HD dan daya baterainya sanggup menjalankan video HD selama 40 jam tanpa henti. Juga ada fitur iMovie untuk melakukan pengeditan (trim) video.

Yang istimewa, iPod touch terbaru menjadi produk pertama apple yang dirilis dengan platform versi terbaru iOS 4.1 yang juga diluncurkan bersamaan. Salah satu fitur baru pada platform teranyar adalah Game Center yang memungkinkan pengguna bisa berbagi permainan dengan sesama pengguna lainnya.

Namun, tampilan fisiknya sedikit berbeda dengan iPhone 4. Bagian sisi belakangnya tidak datar, tapi tetap melengkung seperti iPod Touch versi pertama. Ada tiga varian yang tersedia masing-masing dibanderol dengan harga 229 dollar AS untuk versi 8 GB, 299 dollar AS untuk 32 GB, dan 399 dollar AS untuk 64 GB. (Kompas)