Wednesday, May 5, 2010

Skype Mungkinkan Video Chat Conference


Chatting melalui internet beramai-ramai mungkin saja terjadi. Perusahaan layanan voip chatting Skype telah mewujudkan hal tersebut.

Dilansir malalui Yahoo News, Kamis (6/5/2010), Skype telah mengembangkan versi beta dari layanan video chat grup. Layanan ini memungkinkan para pengguna Skype untuk mengadakan conference call dengan lebih dari lima orang pengguna lainnya.

"Saat fitur ini diluncurkan pekan depan, kami akan memberikan promo layanan ini tanpa biaya. Namun ke depannya, kami berencana untuk membebankan biaya kepada pengguna layanan conference call ini, kemungkinan dalam kurun tiga hingga empat bulan sejak masa promo dimulai," ujar GM Skype untuk sgemen bisnis konsumer Neil Stevens.

Selama ini Skype banyak digunakan oleh para pengguna internet yang ingin melakukan panggilan suara secara gratis karena memang Skype tidak membebankan biaya dalam memberikan layanannya, termasuk untuk mengirim pesan singkat atau melakukan panggilan suara maupun video ke pengguna Skype yang lain. Bahkan pengguna Skype dimungkinkan untuk meneleppon dari PC ke ponsel.

Dijelaskan Steven, layanan conference call ini baru akan akan tersedia untuk para pengguna Skype di PC Windows. Dalam beberapa bulan berikutnya, baru menyusul para pengguna Skype di PC Mac.

"Layanan ini merupakan permintaan dari banyak pengguna Skype di seluruh dunia," ujar Stevens.

Skype, yang telah dijual oleh eBay tahun lalu seharga USD2 miliar mulai melebarkan sayap ke 170 negara di dunia. Sayangnya, Indonesia belum masuk dalam daftar layana Skype. (Okezone)

Kawasaki D-Tracker 150 Siap Meluncur


PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), memantapkan diri menggarap segmen sepedamotor sport di pasar nasional. Satu lagi model baru siap diluncurkan, yaitu D-Tracker 150 Super Moto.

"Kita akan luncurkan produk ini di ajang PRJ (Pekan Raya Jakarta) Juni nanti. Tunggu saja kehadirannya," ujar Freddyanto Basuki, National Sales & Marketing Manager, KMI kepada KOMPAS,com (5/5/2010).

Motor yang dikembangkan dari KLX150 S bakal mengusung spesifikasi mesin yang sama, 144 cc, 4-langkah, SOHC, 2-katup berpendingin udara. Perbedaan mencolok adalah penggunaan pelek yang digunakan, 17 untuk depan dan belakang. Sedangkan KLX150S (19 dan 16 inci).

Meski belum ada kepastian, Freddy mengatakan, harga jual ditetapkan kompetitif agar bisa diterima di pasar. "Perkiraan, sekitar Rp 24 jutaan," jelasnya. Nah, bagi penggemar SuperMoto, D-Tracker 150 bisa dijadikan alternatif yang baik! (Kompas)

Genit, Hard Disk Portabel Baru A-Data


Hard disk portabel biasanya tampil gitu-gitu saja. Persegi empat. Warnanya pun cenderung monoton, satu warna. Atau paling-paling dengan akses garis hitam.

Padahal hard disk portabel kini makin sering jadi tontonan. Ditonton karena ia kian sering dikoneksikan ke netbook yang menemani pemiliknya nongkrong di tempat-tempat publik, seperti kafe atau food court.

Peluang ini diolah oleh A-Data dengan memperkenalkan hard disk portabel 2,5” yang badannya tampil memesona, bahkan genit. Sekujur badan hard disk itu berhiaskan pola unik. Untuk yang berwarna dasar hitam, polanya kotak-kotak. Sedangkan yang berwarna pink merona, polanya lain lagi, sulur-sulur bunga. Menarik perhatian bukan?

Pola-pola 3D tersebut dicetak di permukaan khusus dengan menggunakan teknologi IMF (in-mold foil). Biasanya teknik IMF digunakan di casing notebook papan atas, antara lain merek Sony. Alhasil A-Data SH02 itu terlihat sangat memukau, elegan.

Kecantikannya itu tidak hanya bersifat visual, tetapi terasa saat kita menyentuh badannya dengan ujung jari.Tak perlu kuatir permukaan cantik tersebut tergores-gores gara-gara sering dielus. Sebab finishing permukaan SH02 dirancang tahan goresan, abrasi, dan juga tidak mudah tercemar oleh jejak sidik jari.

“Kami mencari segala kemungkinan untuk menerapkan teknologi baru dan memadukannya dengan elemen-elemen desain dan detail mutakhir demi menghadirkan produk storage inovatif yang membedakan produk kami dari kompetitor,” kata C.K. Hung (Vice President of A-DATA Technology Product Planning Group). “SH02 adalah contoh bagus dari paduan teknologi surface finishing yang baru dengan gaya desainer, menciptakan sebuah hard disk portabel yang praktis tapi trendy ke pasar.”

Hard disk A-Data SH02 dengan koneksi USB 2.0 ini tersedia dalam tiga pilihan warna: putih, hitam, dan pink. Kapasitasnya pun bisa dipilih, maksimal 500GB.

O ya, seperti biasa pemilik produk harddisk A-Data bebas mengunduh software untuk mendayagunakan hard disknya. Di situs A-Data tersedia software HDDtoGO, OStoGO (tidak perlu register), dan Norton Internet Security 2010 (60-day trial). Satu lagi, SH02 punya masa garansi 3 tahun. (Kompas)

Android, Brew dan WinMo, Semua Ada di Ponsel Pintar HTC


Apa sistem operasi yang kamu inginkan ada di ponsel pintar HTC? Android? Brew? Atau Windows Mobile 6.5 Prof? Semuanya tersedia pada model yang akan hadir bulan ini. Tinggal pilih modelnya.
Jika menginginkan sistem operasi yang sedang ngetrend, Android, pilihlah HTC Legend. Memamerkan layar sentuh AMOLED HVGA 3,1”, tampilan antarmukanya intuitif. Tawaran terbaru HTC ini tidak lagi menggunakan trackball, tetapi optical mouse (joystick optical) di bagian tengah. O ya, sistem operasi Android yang dipasang pun adalah versi terbaru, 2.1 (Éclair) dengan HTC Sense.
Legend mengemaskan prosesor Qualcomm MSM 727 600MHz. Ia bisa bekreja di jaringan HSPA/WDCMA 900/1200 MHz dan GSM 850/900/1800/1900 MHz. Koneksi Wi-Fi, Bluetooth 2.1, kamera 5 megapiksel dengan fitur Geotagging, GPS internal, dan FM radio sudah tersedia. Untuk memori, terpasang ROM 512MB dan RAM 384MB, plus slot microSD yang bisa menerima kartu dengan kapasitas 32MB.
Salah satu fitur yang menarik di sini adalah Friend Stream. Melalui fitur ini, pengguna Legend yang punya akun Facebook, Twitter dan flickr tidak perlu keluar masuk setiap aplikasi saat ingin memperbarui statusnya di ketiga situs jejaring sosial tersebut. Sebab statusnya sudah dipampang di satu halaman dan dikelompokkan per aplikasi. Ia tinggal scroll ke atas/bawah. Namun jika ingin mengunduh foto atau lainnya, ia tetap harus masuk ke situs tersebut satu per satu. “Fungsinya memang hanya untuk meng-update status,” kata Agus Sugiharto dari HTC.
Kamu belum ingin ponsel Android? Tak masalah. Kamu bisa memilih HTC Smart yang menggunakan Brew Mobile Platform (BMP). Smart adalah ponsel pintar HTC pertama yang menggunakan BMP. Tampilan dan fiturnya mirip PDA. “Bisa scroll kiri dan kanan, ada tujuh pages,” tutur Agus.
Seperti juga Legend, Smart yang memiliki layar sentuh TFT LCD 2,8” QVGA mengemaskan fitur Friend Stream. Ponsel ini bekerja di jaringan GSM/GPRS/EDGE quad-band (850/900/1800/1900) dan HSPA/WDCMA 2100MHz. Di Smart, kata Agus, meng-SMS makin mudah karena tersedianya format keypad atau QWERTY. Jadi tinggal pilih mana yang lebih biasa kamu pakai.
Kamera di Smart memiliki resolusi 3 megapiksel, lengkap dengan fitur fixed focus dan flashlight. Fitur lainnya mencakup Bluetooth 2.0 with EDR dan A2DP, jack audio stereo 3,5mm, Radio FM, dan slot kartu microSD. Integrasi ke Facebook dan Twitter juga sudah diusung.
Bagaimana jika kamu belum mau pakai ponsel BREW maupun Android? Tidak apa-apa. HTC juga punya ponsel yang pakai sistem operasi ‘konvensional’, Windows Mobile 6.5 Professional.
Namanya HTC HD Mini? Mengapa disebut Mini? Karena fiturnya seperti punya HTC HD2 tapi fisiknya mini. Inilah jawaban HTC terhadap permintaan banyak konsumernya yang menginginkan ponsel HTC HD2 tapi dengan layar tidak terlalu besar.
Berlayar sentuh TFT LCD 3,2” dengan resolusi 320x480 (HVGA), HD Mini yang menggunakan prosesor Qualcomm MSM 727 600MHz bisa bekerja di jaringan yang sama dengan Legend. Secara fitur, ia memang juga mirip Legend: kamera 5 megapiksel, Bluetooth 2.1, antena internal GPS, HTC Footprints, slot microSD . Namun ada yang unik di HD Mini.
Ponsel pintar ini bisa berfungsi sebagai Wi-Fi router, kendati hanya bisa dipasangkan di laptop. Itu pun maksimal enam. Jika lebih dari itu, menurut Agus, ponsel bisa rusak.
O ya fitur istimewa lainnya adalah wallpaper dengan animasi cuaca, mematikan dering dengan membalik posisi telepon dan mengecilkan volume dering otomatis saat telepon diangkat. Bagaimana dengan Facebook dan Twitter? Tentu sudah terintegrasi dong.
Nah, silakan pilih mana ponsel pintar yang kamu inginkan. Harga HTC Legend diperkirakan Rp 5,75 juta. Sedangkan HTC Smart yang punya tiga warna (pink, putih, hitam) dibandrol Rp 2,25 juta, dan HTC HD Mini di kisaran Rp 5,15 juta.(Kompas)

HTC Desire Sebentar Lagi Hadir


Di belakang tiga jawara terbarunyu - Legend, Smart dan HD Mini - HTC sudah siap untuk meluncurkan produk berikutnya di tanah air. Namanya HTC Desire.
Ponsel pintar berbasis Android 2.1 ini punya banyak kesamaan dengan Nexus One yang beken itu. Tampak luar, keduanya disebut-sebut punya warna, bahan, dan finishing yang amat mirip.
Secara internal, juga ada kesamaan di kedua ponsel Android 2.1 tersebut. Prosesornya misalnya. Begitu juga baterai, yang berkapasitas 1400mAh. Ukuran layar pun sama-sama 3,7” 800x480 dengan tipe AMOLED. Pun kamera yang dikemaskan, sama-sama 5 megapiksel dengan fitur otofokus. Untuk ROM, juga sama-sama 512MB.
Tentu Desire punya perbedaan. RAM misalnya, 64MB lebih besar dibandingkan Nexus One (512MB). Tapi Desire tidak punya mikropon kedua di bagian belakang. Ia justru punya tombol-tombol fisik dan trackpad optikal yang bisa diklik di bawah layar.
Detail lebih lanjut, kita tunggu saja sampai Desire benar-benar hadir di tanah air. Kapan itu? Tak lama lagi. Menurut petinggi HTC Indonesia Agus Sugiharto, HTC Desire sudah didijadwalkan hadir Juni mendatang. (Kompas)